Halaman

Jadikan Internet & Network Marketing Sebagai Sarana Membangun Aset Anda

Selasa, 31 Mei 2011

Hayo.. Siapa Mau Buy Back Saham Indosat?

Hayo.. Siapa Mau Buy Back Saham Indosat?

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Presidium Indosat Watch, Kamrussamad, mendesak segera dilakukan "buyback" saham PT Indosat Tbk (ISAT) untuk melindungi kepentingan bangsa dan negara serta demi rakyat Indonesia.

"'Buyback' (pembelain kembali) saham Pt Indosat ini harus segera dilakukan demi melindungi kepentingan bangsa, negara, dan rakyat Indonesia," kata Presidium Indosat Watch pada seminar di Jakarta, Selasa.
Seminar yang mengambil tema "Buyback Indosat, Upaya Penyelamatan Kedaulatan Sistem Komunikasi Ketahanan nasional" tersebut diselenggarakan oleh KAHMI dan menghadirkan pembicara Wakil Ketua komisi VI DPR Aria Bima, Presidum Indosat Watch Kamrussamd serta Kepala Pusat Investasi pemerintah Saritaon Siregar.

Lebih lanjut, Kamrussamd menjelaskan setidaknya ada dua alasan mendasar kenapa Buyback saham PT Indosat ini sangat penting segera dilakukan. Menurut dia, "buyback" perlu demi alasan keamanan dan ketahan bangsa dan negara. Selain itu, saat ini Pt Indosat telah mengalami mismanagemen.

Kamrussamd yang juga salah satu pimpinan HPMI menjelaskan mismanagemen terjadi karena saat ini PT Indosat tidak lagi fokus mementingkan pelayanan publik. Dia juga menyebutkan jumlah BTS yang tidak bertambah sekitar 17 ribu dan jumlah pelanggan sekitar 40 juta.

Hal itu tambahnya sangat jauh dibandingkan dengan kompetitor lain, seperti PT Telkomsel. Dengan demikan jangkauan jaringan Indonesat juga menjadi terbatas, katanya. "Saat ini, setiap detik rakyat Indonesia itu mengirimkan uang ke Singapura, melalui pulsa Indosat ini," kata Kamrussamad.

Mengenai siapa yang bisa melakukan "buyback" saham Indosat ini, kamrussamad mengusulkan agar Pusat Investasi Pemerintah (PIP) bisa melakukannya. Selain PIP tambahnya, masyarakat Indonesia dan kalangan dunia usaha swasta bisa ikut dalam "buyback" PT Indosat tersebut.

Sementara kementerian BUMN menuturkan hingga saat ini belum ada pembicaraan terkait dengan wacana "buyback" saham PT Indosat dari Qatar Telecom.

Sebelumnya, Kementerian BUMN diimbau untuk membeli kembali saham Indosat yang kepemilikannya sebanyak 67 persen telah dikuasai Qatar Telecom untuk menjaga ketahanan nasional khususnya di bidang telekomunikasi.

Menurut Meneg BUMN, Mustafa Abubakar, belum ada negosiasi lanjutan terkait upaya buyback saham anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Telkomsel dari Singtel.

Dia menyatakan bahwa saat ini pihak Telkomsel dan Singtel baru melakukan restrukturisasi pengembangan direksi dari lima orang menjadi menjadi delapan orang dan belum ada pembicaraan tentang buyback saham Telkomsel.
sumber : http://id.berita.yahoo.com/

Jumat, 27 Mei 2011

Ingin Berinvestasi Meski Gaji Kecil, Kenapa tidak?

Ingin Berinvestasi Meski Gaji Kecil, Kenapa tidak?

 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Gaji kecil bukan berarti tidak bisa berinvestasi. Justru sebaliknya, berinvestasi merupakan salah satu cara untuk mendapatkan pendapatan tambahan. Apalagi seiring sejalan kebutuhan terus meningkat. Karena itu, tak salah bisa menyisihkan sekian persen dari pendapatan untuk diinvestasikan.
“Gaji kecil tidak masalah, karena investasi tidak mengenal batasan modal,” papar Head of Investment CIMB Sun Life, Beby Lesmana kepada Republika.co.id, di sela Investment Workshop for Journalist yang diadakan CIMB Sun Life, di Jakarta, 26 Mei 2011.
Dikatakan Beby, bergaji kecil semisal Rp 2 juta rupiah per bulan memungkinkan seseorang bisa berinvestasi. Seperti, menanam saham. Pertimbangannya, kata Beby, pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 6.46 persen membuat investor tak segan menanamkan modalnya di Indonesia.
Investasi saham saat ini, kata dia, merupakan instrumen yang menarik untuk dipilih, karena memiliki prospek yang masih bagus dan menjanjikan. “Kalau punya alokasi budget semisal 2 juta rupiah, bisa disisihkan sekitar 500 ribu untuk invest dalam bidang apa pun misalnya, retail. Kalau dikumpulkan dalam jangka panjang bisa berjumlah besar,” kata dia.

Berbicara soal sektor potensial untuk berinvestasi, Beby mengatakan saat ini pertumbuhan ekonomi nasional banyak di sokong sektor konsumsi. Karena itu, saham di perusahaan yang bergerak di sektor konsumsi akan baik sahamnya. Selain itu, sektor perbankan juga memiliki prospek yang bagus untuk dibelli oleh masyarakat. Karena perbankan masih mengucurkan kredit ke masyarakat.
Meski berprospek, Beby mengingatkan agar jangan menjadikan saham sebagai wadah investasi untuk waktu jangka pendek. Sebab, investasi jangka pendek hanya membuat resiko rugi semakin besar. Menurut dia, wadah investasi untuk individu bergaji kecil adalah deposito atau reksadana. Dia mengatakan baik deposito atau reksana dana sangat aman. “Deposito cenderung aman, namun bunganya kecil, tapi cukuplah untuk biaya pernikahan,” kata dia.

http://id.berita.yahoo.com/ingin-berinvestasi-meski-gaji-kecil-kenapa-tidak-135759873.html

Selasa, 24 Mei 2011

Kilang Minyak Terbakar, Pertamina Rugi Rp 270 Miliar!

Kilang Minyak Terbakar, Pertamina Rugi Rp 270 Miliar!

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Akibat kebakaran pada tiga tangki di kilang minyak Pertamina RU IV Cilacap, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu, PT Pertamina (Persero) ditaksir mengalami kerugian sebesar 30 juta dolar AS atau setara Rp 270 miliar.
"Kerugian Cilacap ditaksir mencapai 30 juta dolar AS. Tapi rinciannya belum, masih taksiran asuransi. Diharapkan (kerugian) diganti oleh asuransi," kata Direktur SDM Pertamina, Rukmi Hadihartini di Jakarta, Senin (23/5) malam.
Sebagaimana diketahui, tiga tangki Pertamina di Kilang Cilacap mulai meledak pada Sabtu (2/4) pukul 04.25 WIB hingga Ahad (3/4) pukul 01.00 WIB. Kilang Cilacap dengan total kapasitas produksi 348 ribu barel BBM per hari itu merupakan kompleks pengolahan terbesar di Indonesia. Fasilitas penyulingan tersebut terdiri dari dua kompleks yang masing-masing berkapasitas 118 ribu barel per hari dan 230 ribu barel per hari.
Setelah berjuang keras melawan kobaran api akhirnya Kilang Cilacap beroperasi kembali pada Ahad (10/4) lalu. Kilang yang sempat berhenti beroperasi itu pun kembali normal seperti semula.
Rukmi mengatakan, akibat insiden kebakaran di tiga tangki Cilacap, Pertamina terpaksa mencopot empat orang manajernya. "Kami melepas jabatan empat manajer yang bertanggung jawab," ujarnya. Keempat manajer tersebut adalah Manajer Kilang, Manajer Produksi, Manajer Pemeliharaan, dan Manajer Engineering.
Namun keempat manajer tersebut tidak serta merta dipecat oleh perusahaan migas pelat merah ini. Vice President Corporate Communication Pertamina, Mochamad Harun mengatakan mereka selanjutnya akan dibina oleh Pertamina. "Jadi yang bertanggung jawab dilepas jabatannya dan nanti dibina," kata Harun.
Harun menambahkan, insiden kebakaran yang terjadi pada tiga tangki di Kilang Cilacap beberapa waktu lalu itu karena adanya kesalahan teknis alias technical error.
Sebelumnya, Menteri BUMN Mustafa Abubakar, menegaskan pihaknya bersama Pertamina akan melakukan evaluasi terhadap ketiga tanki tersebut. Tidak terkecuali penyebab kebakaran. "Kasus seperti ini kita evaluasi. Apakah batas usia (tanki) teknisnya masih oke. Sekarang ini kita fokuskan untuk pemadaman kebakaran terlebih dahulu, setelah itu baru memikirkan analisa agar tidak terulang lagi," kata Mustafa. 

Sumber 'http://id.berita.yahoo.com/kilang-minyak-terbakar-pertamina-rugi-rp-270-miliar-010044203.htm'

Jumat, 20 Mei 2011

Tak Lama Lagi Akan Muncul Uang Kertas Baru

Tak Lama Lagi Akan Muncul Uang Kertas Baru


"Uang dicetak oleh BUMN yang memiliki kemampuan bidang percetakan," kata Mulia dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Kamis (19/5). "Penerbitan uang baru itu merupakan bentuk pelaksanaan Rencana Undang-Undang (RUU) Mata Uang yang kini masih menunggu pengesahan dari DPR."
Mulia mengatakan, RUU Mata Uang mengamanatkan supaya proses pengadaan dan percetakan uang agar terjamin dan tata kelolanya baik. Uang baru yang ditandatangani Menkeu itu rencananya beredar mulai 17 Agustus 2014.
RUU Mata Uang juga disepakati tidak mengatur mengenai redenominasi rupiah karena akan diatur dalam undang-undang tersendiri. Sebelum ada undang-undang tentang redenominasi rupiah, maka perubahan nilai rupiah itu tidak boleh dilakukan karena berdampak besar terhadap perdagangan dan perjanjian internasional.

Kamis, 19 Mei 2011

IHSG Kamis Dibuka Sentuh Level 3.850 Poin

IHSG Kamis Dibuka Sentuh Level 3.850 Poin


IHSG Kamis Dibuka Sentuh Level 3.850 PoinJakarta (ANTARA) - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis pagi dibuka naik ke level tertinggi di posisi 3.850 poin dipicu oleh saham-saham komoditas yang kembali menguat setelah terkoreksi cukup dalam.
IHSG dibuka naik 10,48 poin atau 0,27 persen menjadi 3.850,69. Indeks 45 saham unggulan (LQ45) juga naik 2,69 poin atau 0,39 persen ke posisi 687,22 poin.
Analis saham dari Sinarmas Sekuritas Jeff Tan di Jakarta, Kamis mengatakan, secara teknikal indeks akan bergerak terangkat setelah pada perdagangan di awal pekan lalu indeks BEI mengalami koreksi yang cukup dalam.
"Pada perdagangan hari ini secara teknikal indeks akan cenderung bergerak menguat seiring penguatan bursa global yang berada dalam area positif didorong oleh harga komoditas dunia yang mulai membaik," kata
Ia menambahkan, indeks dalam negeri diperkirakan akan bergerak pada kisaran di posisi 3.823-3.856 poin. Selain itu, beberapa saham yang dapat diperhatikan investor hari ini diantaranya Holcim Indonesia (SMCB), Adaro Energy (ADRO), XL Axiata (EXCL), BW Plantation (BWPT).
Analis Samuel Sekuritas Christine Salim menambahkan, harga komoditas dunia khususnya minyak berhasil "rebound" pada perdagangan semalam ke level 100,1 dolar AS per barel setelah selama tiga hari terakhir terkoreksi.
"Penguatan harga komoditas dunia berhasil membawa bursa AS menguat pada perdagangan semalam yang berimbas pada bursa lainnya termasuk bursa dalam negeri," katanya.
Ia menambahkan, positifnya bursa AS juga diperkuat dari pernyataan The Fed yang masih akan mempertahankan kebijakan bunga rendah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Sementara, tercatat bursa regional diantaranya Indeks Hang Seng menguat 97,39 poin (0,41 persen) ke level 23.103,20, Nikkei-225 turun 10,91 poin (0,11 persen) ke level 9.651,17, dan Indeks Straits Times menguat 24,29 poin (0,76 persen) ke level 3.166,05.
 
Sumber : http://id.berita.yahoo.com/bisnis/

Sesi Dua, Cermati Saham yang Masih Murah

Sesi Dua, Cermati Saham yang Masih Murah

INILAH.COM, Jakarta-Penguatan indeks pada siang ini diperkirakan berlanjut hingga penutupan. Investor disarankan mencermati  saham-saham yang harganya masih di bawah, sehingga masih punya peluang kenaikan.

Sesi Dua, Cermati Saham yang Masih Murah

Pada sesi pertama perdagangan Kamis (19/5), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ^JKSE ditutup menguat 16,2 poin (0,42%) ke level 3.856.36. Begitu juga indeks saham unggulan LQ45^JKLQ45 yang naik 3,8 poin (0,56%) ke angka 688,34.

Laju indeks siang ini cukup ramai, didukung oleh volume transaksi yang tercatat mencapai 5,485 miliar lembar saham, senilai Rp4,500 triliun dan frekuensi 71.371 kali. Sebanyak 95 saham menguat, sedangkan 131 saham melemah dan 88 saham stagnan.

Namun, penguatan indeks sesi pertama, justru diwarnai aksi jual asing yang mencatatkan transaksi nilai jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp245,3 miliar. Rinciannya, transaksi beli mencapai Rp857,1 miliar sedangkan transaksi jual sebesar Rp1,102 trilun.Mayoritas sektor saham mendukung penguatan indeks. Sektor aneka industri memimpin kenaikan 1,67% disusul keuangan 1,24%, perkebunan 0,89%, manufaktur 0,73%, pertambangan 0,67%, industri dasar 0,45% dan konsumsi 0,18%. Hanya tiga sektor saham yang melemah, properti 1,80%, infrastruktur 0,79% dan perdagangan 0,65%.
Pengamat pasar modal PT Astronacci International Gema Goeyardi memperkirakan, indeks saham domestik akan menguat hingga penutupan sore nani. “Indeks berpeluang ditutup di atas level 3.849 dan bergerak dalam kisaran support 3.820 dan 3.878 sebagai level resistance-nya,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Kamis (19/5).
Penguatan indeks hari ini, menurutnya, dipicu oleh positifnya pergerakan bursa regional. Kondisi itu seiring meredanya kecemasan atas krisis utang di Eropa di mana Yunani dikabarkan akan melakukan restrukturisasi utang. “Di sisi lain, laporan jobless claim juga menurun di AS,” ujarnya.
Lalu, secara umum, kondisi makro ekonomi Indonesia sangat postif. Karena itu, tidak ada alasan bagi indeks domestik untuk mengalami tekanan ke bawah. IHSG menjaga level tertingginya sepanjang sejarah (all time high)-nya di level 3.849. “Karena itu, indeks hari ini akan berusaha untuk tetap berada di atas level tersebut,” papar Gema.
Lebih lanjut dia menjelaskan, kalaupun indeks bergerak negatif, semata profit taking normal karena bagaimanapun masih ada sisa-sisa kecemasan krisis utang di Yunani. Itupun, maksimum koreksinya hanya 0,5%. “Tapi, dilihat dari internal makro ekonomi Indonesia sendiri, sangat mendukung indeks bertahan di teritori positif,” tandasnya.
Sementara itu, dari sisi Astronacci (analisis teknikal yang memadukan Fibonacci dan Astrologi) IHSG sudah diprediksi sejak tanggal 9 Mei.  Astronacci telah meramalkan, indeks saham domestik  akan mencapai rekor baru 3.878 pada 19-23 Mei 2011 setelah tembus rekor 3.849 pada 2 Mei 2011. “Hari ini, indeks sudah  mencapai level intraday tertinggi (highest)-nya  3.867,” tuturnya.
Adapun sektor saham yang jadi penggerak utama indeks hari ini adalah sektor perbankan dan grup Astra seperti PT Astra Internasional (ASII.JK) dan PT Astra Agro Lestari (AALI.JK). “Saham-saham tersebut sudah saya rekomendasikan pada saat harganya di bawah. Sekarang harganya sudah di atas sehingga khawatir dilanda profit taking,” ucapnya.
Karena itu, dia merekomendasikan saham-saham yang harganya masih di bawah sehingga masih punya peluang kenaikan. Saham-saham pilihannya adalah PT Bank Mandiri (BMRI.JK), rekomendasi beli di level Rp7.200 dan PT Media Nusantara Citra (MNCN.JK), trading buy di kisasran Rp870-880 dan buy on weakness untuk jangka panjang di saham PT Bumi Resources (BUMI.JK). “Ketiga saham itu, paling aman dibeli,” ucapnya. [ast]

Sumber : http://id.berita.yahoo.com/bisnis/

Rupiah Sore Naik Jadi Rp8.545 per Dolar

Rupiah Sore Naik Jadi Rp8.545 per Dolar

Jakarta (ANTARA) - Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Kamis sore cenderung naik, karena pelaku pasar membeli rupiah, meski ada kekhawatiran terhadap rencana bank sentral AS (The Fed) yang kembali akan menerbitkan obligasi.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS naik 12 poin menjadi Rp8.545 per dolar dari sebelumnya Rp8.557.

Analis PT First Asia Capital, Irfan Kurniawan di Jakarta, Kamis mengatakan, kenaikan rupiah itu, karena pelaku asing menahan diri membeli dolar, mereka ingin mengetahui kebijakan baru bank sentral AS (The Fed) yang diperkirakan akan mengetatkan likuiditasnya.

The Fed diperkirakan akan kembali menerbitkan obligasi untuk menyedot dolar, setelah paket stimulusnya berakhir pada Juni mendatang, katanya.

Kondisi ini, menurut dia mendorong sentimen positif pasar uang khususnya rupiah sehingga mata uang lokal itu berada dibawah angka Rp8.550 per dolar.

Namun aksi beli pelaku pasar berlangsung menjelang sore sehingga kenaikannya relatif lebih kecil dibanding sesi pagi, katanya.

Menurut dia, rupiah masih akan bergerak naik lagi, karena faktor positif dari internal dan eksternal masih cukup tinggi.

Sentimen positif masih dapat mendorong rupiah hingga mendekati angka Rp8.500 per dolar, ucapnya.

Rupiah, lanjut dia sebelumnya sempat mencapai angka Rp8.535 per dolar, namun sejak itu terus melemah hingga mencapai Rp8.570 per dolar.

Namun adanya kebijakan baru The Fed yang berupaya menarik dolar di pasar, setelah sebelumnya dilepas untuk membiayai paket stimulusnya maka pelaku asing cenderung menjauhi aset-aset yang beresiko tinggi, ucapnya.

Sumber : http://id.berita.yahoo.com

TDL Naik, Harga Barang Pasti Naik

TDL Naik, Harga Barang Pasti Naik



 REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) memprediksi bahwa rencana kenaikan tarif dasar listrik (TDL) sebesar 10 hingga 15 persen akan meningkatkan impor barang jadi.
Hal ini menurut Apindo, akan menyebabkan banyak perusahaan yang tak mampu menutup kerugian sehingga produk yang dihasilkan tak memiliki daya saing.
“Makin banyak pengusaha yang menjadi pedagang daripada jadi produsen,” kata Ketua Apindo, Sofyan Wanandi, Rabu (18/5).
Menurut Sofyan, dampak lainnya adalah makin banyak pegawai outsourcing dan efisiensi atau pengurangan tenaga kerja. “Kita tak bisa katakan berapa persen jumlah pengurangan tenaga kerja, hanya saja pasti akan kita lakukan secara diam-diam,” ujarnya.
Selain itu, yang paling mudah dilakukan pengusaha adalah menaikkan harga produk yang dihasilkan industri. Ia memprediksi akan ada kenaikan harga sebesar 5 persen. Kenaikan ini meski dilihat kecil, namun pengaruhnya ke masyarakat cukup besar dan akan mengurangi daya beli.
Sementara itu, Menteri Perindustrian MS Hidayat mengungkapkan rencana kenaikan TDL 10-15 persen merupakan asumsi yang dibuat oleh Menteri Keuangan untuk RAPBN 2012 dalam rapat kabinet. Namun dalam rapat tersebut pemerintah juga menjadikan efisiensi biaya produksi dari PLN sebelum memutuskan besaran kenaikan TDL. ''Kalau kenaikannya mungkin akan terjadi, tetapi kalau efisiensi dilakukan kami rasa kenaikan tidak akan sampai 15 persen,” katanya.
Menurut Hidayat, dengan menaikkan TDL 15 persen, sebenarnya pemerintah mengharapkan ada penghematan subsidi Rp 15 triliun. Akan tetapi apakah kebijakan itu bisa diimplementasikan, masih harus dibicarakan dengan DPR.

Sumber : http://id.berita.yahoo.com

Minggu, 15 Mei 2011

Microsoft Beli Skype, Bursa AS Menguat

Microsoft Beli Skype, Bursa AS Menguat

NEW YORK, KOMPAS.com — Saham Amerika Serikat terdorong lebih tinggi pada Selasa (10/5/2011) waktu setempat setelah kesepakatan Microsoft untuk membeli Skype seharga 8,5 miliar dollar AS memberikan lonjakan kuat terhadap saham teknologi.
Dow Jones Industrial Average ditutup naik 75,68 poin (0,60 persen) pada 12.760,36. Indeks S&P 500 yang lebih luas naik 10,87 (0,81 persen) pada 1.357,16, sementara indeks komposit teknologi Nasdaq naik 28,64 poin (1,01 persen) menjadi 2.871,89.
Pasar juga mendapat dorongan dari data perdagangan China yang menunjukkan sektor ekspor dalam perekonomian terbesar kedua di dunia itu bergerak maju meskipun pemerintah berupaya mendinginkan pertumbuhan secara keseluruhan.
Microsoft mengumumkan membeli pelopor telepon internet Skype dari kelompok investor Silver Lake sebesar 8,5 miliar dollar AS tunai, akuisisi terbesar yang pernah dilakukan pencipta Windows itu.
Saham Microsoft kehilangan 0,6 persen karena berita tersebut, tetapi saham eBay, yang memiliki 30 persen dari Skype, melompat 2,5 persen.
Nasdaq melompat didorong oleh kenaikan 1,1 persen pada Cisco dan 1,2 persen kenaikan saham Intel. Dell juga meningkat 1,4 persen.
Sementara itu, saham jejaring sosial terkemuka China di pasar AS, Renren, kehilangan 8,0 persen menjadi 14,75 dollar AS, sedikit di atas harga IPO mereka awal pekan sebesar 14 dollar AS.
Boston Scientific memimpin penurunan di NYSE, jatuh 9 persen, setelah kepala eksekutifnya yang telah menjabat selama dua tahun, Ray Elliott, mengatakan ia akan pensiun pada Desember.

sumber :http://id.berita.yahoo.com

Rabu, 11 Mei 2011

BI: Inflasi Bisa di Bawah 6 Persen

BI: Inflasi Bisa di Bawah 6 Persen

BI: Inflasi Bisa di Bawah 6 Persen
Jakarta (ANTARA) - Deputi Gubernur Bank Indonesia Hartadi A Sarwono mengatakan laju inflasi sampai akhir tahun ini diperkirakan bisa di bawah enam persen jika Pemerintah batal menerapkan kebijakan pembatasan atau menaikkan harga BBM.

"Kalau dengan opsi pembatasan atau kenaikan harga BBM maka inflasi di atas enam persen, tetapi kalau tidak ada opsi itu inflasi akhir tahun akan di bawah 6 persen," kata Hartadi di Gedung DPR RI Jakarta, Rabu.

Menurutnya, dalam dua bulan belakangan perkembangan harga-harga makanan sudah membaik didorong dengan suplai dan distribusi barang yang lancar, sehingga inflasi karena volatile food sudah terkendali.

"Kalau seperti ini terus makan Mei bisa deflasi, karena banyak harga bahan makanan yang masih turun," kata Hartadi.

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengatakan meski telah mereda laju inflasi tetap diwaspadai BI terutama untuk kwartal ketiga dan keempat, sehingga BI akan menyesuaikan kebijakannya dengan memperketat likuiditas pada periode tersebut.

Laju inflasi pada April lalu tercatat 6,16 persen (YOY), terus menurun dibanding bulan-bulan sebelumnya yang mencapai 7,02 persen pada Januari.

Tingginya harga bahan pangan pada masa itu memberikan kontribusi yang besar pada inflasi Januari sampai Maret.