
Jakarta (ANTARA) - Deputi Gubernur Bank Indonesia Hartadi A Sarwono mengatakan laju inflasi sampai akhir tahun ini diperkirakan bisa di bawah enam persen jika Pemerintah batal menerapkan kebijakan pembatasan atau menaikkan harga BBM.
"Kalau dengan opsi pembatasan atau kenaikan harga BBM maka inflasi di atas enam persen, tetapi kalau tidak ada opsi itu inflasi akhir tahun akan di bawah 6 persen," kata Hartadi di Gedung DPR RI Jakarta, Rabu.
Menurutnya, dalam dua bulan belakangan perkembangan harga-harga makanan sudah membaik didorong dengan suplai dan distribusi barang yang lancar, sehingga inflasi karena volatile food sudah terkendali.
"Kalau seperti ini terus makan Mei bisa deflasi, karena banyak harga bahan makanan yang masih turun," kata Hartadi.
Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengatakan meski telah mereda laju inflasi tetap diwaspadai BI terutama untuk kwartal ketiga dan keempat, sehingga BI akan menyesuaikan kebijakannya dengan memperketat likuiditas pada periode tersebut.
Laju inflasi pada April lalu tercatat 6,16 persen (YOY), terus menurun dibanding bulan-bulan sebelumnya yang mencapai 7,02 persen pada Januari.
Tingginya harga bahan pangan pada masa itu memberikan kontribusi yang besar pada inflasi Januari sampai Maret.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar